ACEH SELATAN, GAMPONG TUTONG | SNN – Babak baru kepemimpinan secara resmi dimulai di Gampong Tutong, Kecamatan Labuhanhaji Barat, Kabupaten Aceh Selatan. Keuchik terpilih, Hendra Janata, bersama Bunda PAUD Gampong Azuriyah, telah resmi dilantik sebagai pemimpin gampong untuk satu periode ke depan, periode 2026-2032.
Pelantikan resmi ini dilaksanakan langsung oleh Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS pada hari Kamis, 12 Maret 2026. Acara tersebut menandai berakhirnya masa transisi pasca-Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) serentak yang digelar pada bulan Desember 2025.
Keuchik Hendra Janata, yang memenangkan pemilihan dengan perolehan dukungan mayoritas 433 suara (sebelumnya dilaporkan sekitar 44% dari total suara sah), akan memimpin Gampong Tutong selama enam tahun ke depan.
Bersamaan dengan pelantikan Keuchik, Ibu Azuriyah, istri dari Keuchik Hendra Janata, juga secara resmi mengemban amanah sebagai Bunda PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) Gampong. Peran Azuriyah sebagai Bunda PAUD akan sangat krusial dalam mendukung dan mengawasi program-program pendidikan dan pengembangan anak di usia dini di wilayah Gampong Tutong. Dalam kesempatan tersebut, Azuriyah tampak mengenakan seragam kebaya batik dan selendang Bunda PAUD, seperti terlihat dalam foto pelantikan.
Keuchik Hendra Janata dan Bunda PAUD Azuriyah diharapkan dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab, jujur, dan transparan. Karena pentingnya sinergi antara Keuchik, Bunda PAUD, perangkat desa, serta seluruh elemen masyarakat untuk mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan.
“Pelantikan ini adalah awal dari perjuangan nyata untuk membangun Gampong Tutong. Semua pihak berharap Keuchik Hendra Janata dapat merangkul semua pihak, termasuk mantan pesaingnya, untuk bersama-sama membangun desa,” demikian salah satu poin penting dalam arahan Bupati.
Warga Gampong Tutong menyambut positif pelantikan ini dan menaruh harapan besar pada kepemimpinan yang baru. Mereka berharap Hendra Janata dan Azuriyah dapat segera merealisasikan visi dan misi mereka untuk membawa Gampong Tutong menjadi desa yang lebih mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.
Bupati Aceh Selatan, H. Mirwan MS, secara resmi melantik sebanyak 152 keuchik terpilih hasil Pemilihan Keuchik Langsung (Pilchiksung) serentak tahun 2025 di Gedung Agam. Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forkopimda, para camat, insan pers, serta sejumlah tamu undangan lainnya, Kamis (12/3/2026).
Dalam sambutannya, H. Mirwan menegaskan bahwa keuchik memiliki peran penting sebagai ujung tombak pemerintahan di tingkat gampong. Menurutnya, maju mundurnya Aceh Selatan sangat bergantung pada bagaimana roda pemerintahan dan perekonomian berjalan di desa-desa yang dipimpin para keuchik.
“Saudara-saudara adalah ujung tombak pemerintahan gampong. Maju mundurnya Aceh Selatan juga bergantung pada denyut nadi pembangunan dan perekonomian di gampong yang saudara pimpin. Bekerjalah dengan hati nurani, kelola dana desa dengan jujur, dan layani masyarakat dengan tulus,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan agar para keuchik menjalankan amanah masyarakat dengan penuh tanggung jawab, memimpin pemerintahan secara jujur dan adil, serta menghindari tindakan yang bertentangan dengan hukum dan peraturan perundang-undangan. Para keuchik juga diminta untuk bersinergi dengan Tuha Peut, perangkat gampong, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam perencanaan dan pengawasan pembangunan.
Pada kesempatan tersebut turut dilantik Ketua TP-PKK, Bunda PAUD, dan Ketua Posyandu di tingkat kecamatan maupun gampong. Bupati berharap para istri keuchik dapat memberikan dukungan penuh kepada suami dalam menjalankan tugas pemerintahan, sekaligus berperan aktif dalam mengembangkan program PKK serta pemberdayaan masyarakat.
Di akhir sambutannya, ia mengucapkan selamat kepada seluruh keuchik yang baru dilantik dan berharap mereka dapat menjalankan tugas dengan penuh dedikasi demi kemajuan daerah.
“Selamat bekerja, semoga Allah SWT senantiasa memberikan kekuatan dan petunjuk kepada kita semua untuk bergerak menuju Aceh Selatan yang maju, produktif, dan madani,” tutupnya.
Dengan pelantikan tersebut, diharapkan pemerintahan gampong di seluruh wilayah Aceh Selatan dapat berjalan lebih efektif, transparan, serta mampu mendorong pembangunan berkelanjutan demi kesejahteraan masyarakat. [red]












