ACEH SELATAN | SaranNews — Fenomena menjamurnya agen perbankan seperti “Wanda Link” di Kota Fajar, Kecamatan Kluet Utara, mulai mengubah pola transaksi warga. Bagi masyarakat pelosok Aceh Selatan, kecepatan pelayanan kini menjadi komoditas yang rela mereka bayar demi menghindari antrean melelahkan di mesin ATM atau kantor cabang bank konvensional, Kamis (29/1/2026).
Fiddin, salah seorang nasabah rutin, mengungkapkan bahwa ia lebih memilih bertransaksi di agen karena kepraktisannya. Meskipun dikenakan biaya administrasi berkisar antara Rp5.000 hingga Rp10.000 per transaksi, ia menganggap angka tersebut masih dalam batas wajar sebagai pengganti waktu yang terbuang jika harus mengantre lama di bank.
“Biaya itu ada, tapi sebanding dengan kemudahan dan waktu yang hemat. Namun, jika transaksi dilakukan terlalu sering, tentu biayanya akan terasa juga bagi warga,” ujar Fiddin kepada saranNews. Keterbukaan agen mengenai tarif sebelum transaksi dilakukan menjadi salah satu kunci kepercayaan masyarakat, menjadikan layanan ini sebagai tulang punggung sirkulasi uang di tingkat gampong meskipun dengan beban biaya tambahan. (KB)











