BIREUEN | SaranNews — Cuaca panas menyengat yang melanda Kabupaten Bireuen mulai menguji ketahanan fisik para penggerak roda logistik di Aceh. Para sopir truk yang terjebak antrean di Jembatan Bailey Kuta Blang terpaksa menyiasati rasa pengap dan gerah demi memastikan distribusi barang tetap berjalan lancar, Kamis (29/1/2026).
Wira, salah seorang sopir truk barang grosir, mengaku harus menunggu lebih dari satu jam untuk melintasi jembatan darurat tersebut. Kondisi kabin kendaraan yang terasa membara membuatnya terpaksa turun dari mobil demi mencari udara segar, meski suhu di luar ruangan pun tak kalah terik. “Di dalam mobil sangat pengap. Untuk menjaga kondisi tetap kuat, saya hanya bisa memperbanyak minum air putih selama mengantre,” ujarnya kepada saranNews.
Meskipun cuaca panas belum secara drastis menghambat waktu pengiriman, namun stamina para sopir yang terkuras menjadi risiko tersendiri bagi keselamatan berkendara. Para pengguna jalan, khususnya pengemudi angkutan berat, diimbau untuk tidak memaksakan diri dan memanfaatkan waktu antrean sebagai momen istirahat singkat guna menjaga konsentrasi hingga sampai ke tujuan. (DI)











