Antrean Logistik Mengular di Kuta Blang, Dishub Bireuen: “Terkait Hal Ini Kewenangan Pusat”

  • Bagikan
(Foto: Dok. saranNews/Dhilal Ikhsani)

BIREUEN | SaranNews — Polemik antrean panjang di Jembatan Bailey Kuta Blang akibat pembatasan tonase belum menemui titik terang. Upaya konfirmasi mengenai solusi taktis bagi angkutan logistik justru berujung pada saling lempar kewenangan antar-tingkat pemerintahan, Rabu (21/1/2026).

Kondisi di lapangan menunjukkan truk pengangkut kebutuhan pokok masih terjebak dalam antrean yang melelahkan. Para pengemudi mengaku berada dalam posisi sulit; wajib mematuhi aturan keselamatan jembatan darurat namun terdesak oleh jadwal distribusi barang yang tidak bisa ditunda.

(Foto: Dok. saranNews/Dhilal Ikhsani)

Saat dikonfirmasi mengenai langkah penguraian antrean atau kemungkinan adanya diskresi bagi angkutan sembako, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bireuen, Bob Mizwar, memberikan jawaban singkat. Melalui pesan elektronik, ia menyatakan bahwa penanganan isu tersebut berada di luar ranah daerah.

“Terkait hal ini kewenangan pusat,” ujar Bob Mizwar singkat tanpa memberikan penjelasan tambahan mengenai upaya koordinasi daerah untuk mengantisipasi gangguan pasokan barang di pasar.

Hingga saat ini, redaksi masih berupaya menghubungi pihak Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) selaku otoritas pusat untuk menanyakan kepastian solusi bagi jalur vital lintas nasional ini. (DI)

Penulis: Dhilal IhsaniEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *