Menjaga Cahaya Iman di Tengah Keterbatasan: Perjuangan Sunyi Ustad Yusmijar Mendidik Anak Desa

  • Bagikan

ACEH SELATAN | SaranNews – Di tengah derasnya arus modernisasi, sebuah perjuangan sunyi demi masa depan generasi muda berlangsung di Desa Pulokambing, Kecamatan Kluet Utara. Ustad Yusmijar, pendiri Pesantren Fajar Serambi Kluet, terus istiqamah mendidik puluhan anak desa meski harus berhadapan dengan sarana yang jauh dari kata mewah, Sabtu (17/1/2026).

Sejak berdiri dua tahun lalu, pesantren sederhana ini telah membina sekitar 80 santri dalam pembelajaran Al-Qur’an dan dasar-dasar fikih. Meski bangunan dan fasilitas pendukungnya masih membutuhkan perhatian serius, semangat pengabdian Ustad Yusmijar tidak pernah surut.

“Pendidikan agama bukan hanya tentang mengaji, tetapi tentang membentuk akhlak. Ilmu tanpa adab akan kehilangan arah. Kami ingin anak-anak tumbuh dengan moral yang baik dan berpegang pada nilai Islam sebagai benteng mereka,” ujar Ustad Yusmijar lirih.

Kehadiran pesantren ini menjadi oase harapan bagi masyarakat setempat. Bagi Ustad Yusmijar, keterbatasan fisik bangunan bukanlah penghalang selama ketulusan dan keikhlasan tetap menjadi pondasi dalam menjaga moral anak bangsa di tengah perubahan zaman. (KB)

Penulis: Khairul BadriEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *