HMM FE UNMUHA Gelar Program ‘Build A Village’, Fokus Pemulihan Psikologis Warga Pasca Banjir di Pidie Jaya

  • Bagikan

PIDIE JAYA | SaranNews – Himpunan Mahasiswa Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Muhammadiyah Aceh (HMM FE UNMUHA) secara nyata menunjukkan dedikasinya melalui aksi kemanusiaan bertajuk Build A Village (Bina Desa). Kegiatan yang dipusatkan di Desa Blang Awe, Kecamatan Meureudu, Kabupaten Pidie Jaya ini dilaksanakan mulai 15 Januari 2026 sebagai langkah konkret mahasiswa dalam membantu warga yang terdampak bencana banjir hidrometeorologi. Kehadiran para mahasiswa di tengah masyarakat ini menjadi sangat krusial mengingat kondisi fisik dan psikologis warga yang masih terdampak pascabencana.

Ketua Umum HMM FE UNMUHA, Teuku Nazil, dalam keterangannya menekankan bahwa aksi ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial mahasiswa terhadap kondisi riil di lapangan. Ia menyampaikan, “Build A Village merupakan kewajiban moral mahasiswa sebagai agen perubahan dalam membantu masyarakat, terlebih di tengah kondisi pascabencana yang masih menyisakan luka fisik maupun psikologis, apalagi menjelang bulan suci Ramadhan.” Pernyataan ini menegaskan bahwa kehadiran mahasiswa bukan hanya sekadar untuk memberikan bantuan sosial secara simbolis, melainkan untuk mendukung penuh proses pemulihan sosial masyarakat setempat.

Fokus utama dari kegiatan kali ini adalah pelaksanaan program trauma healing serta berbagai aktivitas kemasyarakatan lainnya. Melalui pendekatan yang humanis, mahasiswa berupaya mengurangi rasa takut dan kecemasan yang kerap menyelimuti warga, terutama ketika hujan kembali turun. Dalam dokumentasi kegiatan, terlihat para mahasiswa berinteraksi langsung dengan memberikan bingkisan kepada anak-anak desa sebagai upaya mengembalikan keceriaan dan memberikan motivasi agar mereka tetap semangat meskipun dalam kondisi keterbatasan sarana pascabencana.

Selain melakukan aksi lapangan, Teuku Nazil juga menyuarakan aspirasi masyarakat agar mendapatkan perhatian lebih dari pihak terkait. Ia berharap pemerintah dapat mempercepat penanganan serta penyelesaian dampak bencana hidrometeorologi di wilayah tersebut. Hal ini didasari atas keprihatinan mahasiswa melihat kondisi warga yang masih harus bertahan di tengah lingkungan yang kurang memadai, mulai dari tantangan cuaca ekstrem hingga ancaman penyakit yang muncul akibat rusaknya infrastruktur lingkungan setelah diterjang banjir.

Respons positif dari masyarakat Desa Blang Awe menunjukkan bahwa kehadiran solidaritas pemuda sangat dinantikan di tengah krisis sosial. Melalui semangat gotong royong yang diusung dalam program Build A Village ini, HMM FE UNMUHA berkomitmen untuk terus mengawal proses pemulihan hingga masyarakat benar-benar mampu membangun harapan baru. Langkah ini diharapkan menjadi pemicu bagi pihak lain untuk bersama-sama berkontribusi dalam memulihkan kondisi sosial dan ekonomi masyarakat Pidie Jaya pascabencana.[red]

Penulis: ZamzamiEditor: Redaksi
  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *